Merajut Harmoni, Mewujudkan “Metro Bahagia”: Momen Penuh Sinergi di Pengukuhan MUI Kota Metro

METRO – Kota Metro kembali menorehkan cerita indah tentang kuatnya ikatan kerukunan umat. Pada Jumat (10/07/2026), Aula Pemerintah Kota Metro menjadi saksi bisu bertemunya para tokoh agama dalam suasana persaudaraan yang hangat pada acara Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Metro dan MUI Kecamatan se-Kota Metro.

Kehadiran jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Metro di tengah-tengah acara tersebut semakin mempertegas satu hal: Ukhuwah Islamiyah di Kota Metro bukan sekadar semboyan, melainkan wujud nyata.

🤝 Kolaborasi Ulama dan Umaro: Langkah Awal Pengabdian

Prosesi pelantikan yang merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Daerah (Musda) ini menandai dimulainya estafet kepemimpinan baru. Usai dilantik, para pengurus tidak ingin berlama-lama santai. Mereka dijadwalkan langsung tancap gas menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) guna meramu program-program strategis.

Ketua MUI Kota Metro terpilih, Dr. Hi. Misfani Ramli, dengan penuh semangat menegaskan komitmennya untuk langsung turun tangan melayani masyarakat.

“Setelah dilantiknya kepengurusan ini, kami berusaha segera berkhidmat untuk bersinergi antara ulama dan umaro (pemerintah) menuju Kota Metro yang bahagia,” ujar Dr. Misfani.

Senada dengan hal tersebut, Ketua MUI Provinsi Lampung, Prof. Dr. KH. Mukri, menitipkan pesan yang mendalam. Beliau mengingatkan bahwa amanah ini adalah bentuk tanggung jawab besar yang harus dipikul dengan ikhlas.

“Pelantikan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian atau khidmat yang sesungguhnya kepada agama dan negara,” tegas KH. Mukri.

🌟 Apresiasi Wali Kota: “Kondisi Metro Sangat Aman dan Damai”

Keharmonisan yang terjalin antar-ormas Islam mendapat sorotan khusus dari Wali Kota Metro, Hi. Bambang Santoso, S.Sos. yang turut hadir menyaksikan pengukuhan. Beliau memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi apik antara NU, Muhammadiyah, dan LDII yang terus menjaga denyut nadi kedamaian di Kota Metro.

“Alhamdulillah, kerukunan umat di Kota Metro terjalin dengan sangat baik, seperti hubungan antara NU, Muhammadiyah, dan LDII. Situasi Kota Metro aman dan damai,” puji sang Wali Kota.

Namun, Wali Kota juga menitipkan “Pekerjaan Rumah” yang tak kalah penting bagi kepengurusan MUI yang baru. Beliau berharap MUI dapat tampil lebih responsif dan menjadi pemberi solusi atas berbagai dinamika sosial keagamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap MUI dapat segera memberikan fatwa dalam penyelesaian masalah yang memang menjadi ranahnya. Contohnya seperti masalah pendirian masjid yang lokasinya terlalu dekat dengan masjid lain. Hal-hal seperti itu harus bisa segera diselesaikan dengan baik,” pungkasnya.

Hadirnya jajaran pengurus LDII dalam momentum ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan sebuah pernyataan sikap: LDII, NU, Muhammadiyah, dan Pemerintah Kota Metro siap berjalan beriringan mengawal pembangunan mental dan spiritual warga demi terwujudnya visi besar, “Metro Bahagia”.